Skip links
Tanya Jawab Soal Menstruasi
Home / Edukasi / Siklus Menstruasi / Menstruasi / Tanya Jawab Soal Menstruasi

Tanya Jawab Soal Menstruasi

Ditulis: Tim Wilov
Ditinjau: dr. Hendri Antonius

Sejauh apa pemahaman Ladies tentang menstruasi? Sebagai seorang wanita, penting sekali bagi Ladies untuk memahami siklus menstruasi normal, tanda-tanda menstruasi akan datang, dan fakta-fakta lainnya tentang menstruasi. Dengan demikian Ladies bisa segera memeriksakan diri ke dokter jika menemui gejala yang tidak normal selama menstruasi. Selain itu, pemahaman tentang siklus menstruasi normal juga penting untuk mendukung perencanaan kehamilan.  

 

T: Apa itu menstruasi? 

J: Pada wanita dengan siklus menstruasi normal, tubuh mempersiapkan diri untuk kehamilan setiap bulannya. Lapisan dinding rahim akan menebal sebagai tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Namun, ketika wanita tidak hamil, lapisan dinding yang menebal tersebut akan luruh dan keluar melalui vagina sebagai darah menstruasi. [1]

 

T: Kapan anak perempuan mengalami menstruasi pertama? 

J: Anak perempuan mengalami menstruasi pertama pada usia antara 10 hingga 15 tahun, dengan rata-rata pada usia 12 tahun. Umumnya menstruasi pertama dimulai sekitar 2 tahun setelah payudara dan rambut kemaluan/ketiak mulai tumbuh (masa pubertas). Jika anak atau saudari perempuan Ladies sudah menstruasi sebelum usia 10 tahun atau belum menstruasi setelah usia 15 tahun, atau belum menstruasi pada usia 14 tahun disertai belum mengalami tanda-tanda pubertas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. [2]

 

T: Siklus menstruasi normal itu seperti apa? 

J: Satu siklus menstruasi normal dimulai pada hari pertama pendarahan (disebut hari-1) sampai sebelum hari-1 menstruasi bulan berikutnya. Durasi siklus menstruasi normal adalah 28 hari. Namun wanita bisa memiliki siklus menstruasi dengan panjang 25 hari hingga 30 hari. Jika panjang siklus menstruasi Ladies kurang dari 21 hari, maka kondisi itu dinamai polimenore, sementara siklus menstruasi yang lebih panjang dari 35 hari disebut dengan oligomenore. [1], [3]

 

T: Apa saja tanda-tanda menstruasi akan datang? 

J: Tanda-tanda atau gejala yang mungkin Ladies rasakan ketika menstruasi akan datang meliputi gejala fisik dan emosional. Gejala fisik bisa berupa gelisah, depresi, mudah marah, mood swing, dorongan untuk menarik diri dari lingkungan, sulit tidur, dan sebagainya. Pada saat bersamaan, gejala fisik bisa muncul dalam bentuk sakit kepala, pegal-pegal, mudah lelah, masalah kulit, perut kembung, perut dan payudara nyeri, dan masih banyak lagi, [4]

 

T: Seberapa banyak darah yang keluar saat menstruasi? 

J: Ladies perlu pahami bahwa jumlah darah yang keluar selama menstruasi tentu berbeda-beda pada setiap wanita. Namun, rata-rata wanita kehilangan sekitar 30ml darah saat menstruasi selama 4-5 hari. Jika dikira-kira, jumlah itu setara dengan 2-3 sendok makan. Jika jumlahnya di atas 80ml, menstruasi sudah bisa disebut abnormal. Berat-ringannya menstruasi dapat berubah seiring pertambahan usia, terutama menjelang menopause. Jika Ladies merasa menstruasi sangat banyak hingga harus mengganti pembalut hampir 1 jam sekali, atau jika lama menstruasi melebihi 8 hari, segera periksakan ke dokter. [1], [2], [5]

 

T: Apa saja gangguan menstruasi yang mungkin terjadi? 

Selain pendarahan yang terlalu berat, ada beberapa jenis gangguan menstruasi lain. Sejumlah kecil wanita menderita Premenstrual dysphoric disorder (PMDD) menjelang menstruasi. PMDD merupakan gejala PMS (contoh: nyeri, kembung, mood swing) yang sangat serius dan intens hingga mengganggu aktivitas harian. Wanita juga bisa mengalami amenorea sekunder ketika ia tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut. Saat menstruasi, ada wanita yang merasakan dismenore atau sakit berlebih pada area perut karena hormon dalam tubuh memicu rahim untuk berusaha lebih keras saat meluruhkan lapisan di dinding rahim. Namun, dismenore juga bisa disebabkan oleh kondisi endometriosis, kelainan anatomi panggul, hingga infeksi.   [6]–[9]

 

Ladies, memantau siklus menstruasi bisa dilakukan dengan lebih mudah menggunakan aplikasi Wilov di ponsel. Wilov dilengkapi dengan kalender menstruasi dan ovulasi untuk mencatat tanggal menstruasi, gejala fisik dan emosional, berat badan harian. Melalui kalender tersebut, Ladies bisa mengidentifikasi siklus menstruasi yang normal hingga memperkirakan masa subur untuk perencanaan kehamilan. Selain itu, Wilov juga menyediakan informasi dan tips penting seputar menstruasi dan kesehatan reproduksi wanita. Download Wilov sekarang juga melalui App Store dan Google Play Store.   

 

Referensi

[1] B. G. Reed and B. R. Carr, “The Normal Menstrual Cycle and the Control of Ovulation,” Endotext, Aug. 2018, Accessed: Dec. 31, 2021. [Online]. Available: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279054/.

[2] “Your menstrual cycle | Office on Women’s Health.” https://www.womenshealth.gov/menstrual-cycle/your-menstrual-cycle#3 (accessed Nov. 24, 2021).

[3] R. Ecochard, O. Duterque, R. Leiva, T. Bouchard, and P. Vigil, “Self-identification of the clinical fertile window and the ovulation period,” Fertil. Steril., vol. 103, no. 5, pp. 1319-1325.e3, 2015, doi: 10.1016/j.fertnstert.2015.01.031.

[4] “Premenstrual Syndrome (PMS) | ACOG.” https://www.acog.org/womens-health/faqs/premenstrual-syndrome (accessed Jan. 16, 2022).

[5] “Heavy Menstrual Bleeding | CDC.” https://www.cdc.gov/ncbddd/blooddisorders/women/menorrhagia.html (accessed Jan. 16, 2022).

[6] “PMS and PMDD | Hormone Health Network.” https://www.hormone.org/diseases-and-conditions/pms-pmdd (accessed Dec. 24, 2021).

[7] E. Deligeoroglou and G. Creatsas, “Menstrual disorders,” Endocr. Dev., vol. 22, pp. 160–170, Jul. 2012, doi: 10.1159/000331697.

[8] “Dysmenorrhea – American Family Physician.” https://www.aafp.org/afp/2021/0800/p164.html (accessed Dec. 31, 2021).

[9] S. Hofmeister and S. Bodden, “Premenstrual Syndrome and Premenstrual Dysphoric Disorder,” Am. Fam. Physician, vol. 94, no. 3, pp. 236–240, Aug. 2016, Accessed: Jan. 16, 2022. [Online]. Available: www.aafp.org/afp.

Leave a comment