Skip links
Rekomendasi Makanan untuk Program Hamil
Home / Edukasi / Kesuburan / Program Hamil / Rekomendasi Makanan untuk Program Hamil

Rekomendasi Makanan untuk Program Hamil

Ditulis: Tim Wilov
Ditinjau: dr. Hendri Antonius

Ladies yang sedang merencanakan kehamilan tentu menaruh perhatian pada banyak hal tentang kesuburan dan kehamilan, tak terkecuali makanan untuk program hamil. Tak bisa dipungkiri, asupan nutrisi dan aktivitas fisik berperan penting bagi kesehatan tubuh. Jika tubuh Ladies sehat, maka diharapkan Ladies akan menjalani kehamilan yang sehat pula. Dengan demikian, penting bagi Ladies untuk memperhatikan jenis-jenis makanan untuk program hamil

Sejumlah peneliti dari Harvard menulis buku berjudul The Fertility Diet yang memuat rekomendasi pola makan untuk mendukung kesuburan wanita. Rekomendasi tersebut didasarkan pada informasi dari 18 ribu wanita di proyek Nurse’s Health Study yang sedang merencanakan kehamilan. Rekomendasi tersebut berisi beberapa poin penting seperti memilih karbohidrat kompleks, menghindari lemak jenuh, mendahulukan protein nabati daripada hewani, dan mengonsumsi whole milk. 

 

Memilih Karbohidrat Kompleks

Seringkali, wanita sengaja menghindari asupan karbohidrat karena berbagai alasan, salah satunya adalah diet. Padahal, karbohidrat merupakan salah satu komponen nutrisi penting yang harus kita konsumsi [Kemenkes]. Para ahli mengemukakan bahwa kita seharusnya lebih memperhatikan jenis karbohidrat yang kita konsumsi, bukan hanya jumlahnya. Terdapat dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Konsumsi berlebihan karbohidrat sederhana (karbohidrat yang mudah dicerna) justru meningkatkan risiko ketidaksuburan pada wanita. Sebaiknya, konsumsilah karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna dan kaya serat. Karbohidrat kompleks dan serat juga dapat membantu mencegah diabetes gestasional pada saat hamil kelak. Karbohidrat sederhana bisa ditemui pada gula, sirup, roti putih, nasi putih, bagel, kentang, minuman kemasan yang tinggi gula, cake, dan lain sebagainya. Karbohidrat kompleks dapat ditemui pada buah segar, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayur, dan masih banyak lagi.

 

Menghindari Lemak Trans

Lemak trans dapat ditemukan dalam jumlah kecil pada daging dan produk susu. Namun, lemak trans umumnya digunakan oleh produsen makanan untuk membuat makanan lebih awet sekaligus menjadikannya lebih enak. Lemak trans juga banyak ditemukan pada gorengan dan makanan cepat saji. Bagi wanita yang merencanakan kehamilan, The Fertility Diet menyarankan untuk mengonsumsi lemak trans di bawah 2 gram per hari atau bahkan tidak sama sekali karena dianggap memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko ketidaksuburan. Sebaiknya, ganti asupan lemak trans dengan lemak tak jenuh tunggal yang lebih sehat dalam menu makanan untuk program hamil Ladies. Contoh sumber lemak tak jenuh tunggal adalah minyak zaitun, minyak kanola, alpukat, kacang mete, almond, dan biji-bijian. 

 

Mendahulukan Protein Nabati

Penelitian mengindikasikan bahwa ketidaksuburan lebih mungkin terjadi pada wanita dengan asupan protein hewani tinggi dibandingkan wanita yang asupan protein hewaninya rendah. Sebaliknya, wanita dengan asupan protein nabati tinggi lebih kecil kemungkinannya mengalami ketidaksuburan dibandingkan wanita yang asupan protein nabatinya rendah. Ladies bisa mulai menambahkan satu porsi kacang-kacangan, polong-polongan, tahu, tempe, kacang tanah, dan sumber protein nabati lainnya ke dalam menu makanan untuk program hamil. Perlahan, kurangi konsumsi protein hewani seperti daging merah dan ayam. Meski demikian, The Fertility Diet menyatakan bahwa protein dari ikan dan telur cenderung aman dan tidak berpengaruh pada ketidaksuburan. 

 

Mengonsumsi Whole Milk atau Susu Murni

Mungkin Ladies menganggap, susu untuk program hamil sebaiknya adalah yang rendah lemak agar tidak mempengaruhi berat badan. Namun dalam The Fertility Diet, para peneliti asal Harvard merekomendasikan agar wanita yang merencanakan kehamilan mengkonsumsi susu murni (whole milk), bukan susu rendah lemak yang telah melewati proses panjang. Untuk itu, Ladies bisa mempertimbangkan mengkonsumsi susu untuk program hamil. Tambahkan 1-2 gelas susu murni atau satu porsi produk dairy yang bersifat tinggi lemak (seperti keju atau yoghurt) dalam menu harian Ladies

 

Ladies, kebutuhan nutrisi setiap wanita tentu berbeda-beda. Untuk itu, sebaiknya selalu konsultasikan pola makan Ladies pada dokter terpercaya selama perencanaan kehamilan. Untuk memperoleh informasi lain tentang nutrisi pendukung program hamil, unduh aplikasi Wilov secara gratis melalui App Store atau Google Play Store. Tak hanya tips penting, Wilov juga menyediakan kalender menstruasi dan ovulasi yang membantu Ladies mencatat tanggal menstruasi, gejala yang dirasakan tubuh, hingga berat badan harian. Melalui kalender ini, Wilov akan membantu memprediksi masa ovulasi Ladies dan waktu yang tepat untuk berhubungan. Dukung perencanaan kehamilan Ladies dengan aplikasi Wilov sekarang juga! 

 

Referensi

[1], [2]

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Indonesia, 2014, p. 96.

[2] J. E. Chavarro, W. C. Willett, and P. J. Skerrett, The Fertility Diet, vol. 53, no. 6. 2008.

Leave a comment