Skip links
Dukung Rencana Hamil dengan Aplikasi Ini!
Home / Edukasi / Kesuburan / Program Hamil / Dukung Rencana Hamil dengan Aplikasi Ini!

Dukung Rencana Hamil dengan Aplikasi Ini!

Ditulis: Tim Wilov
Ditinjau: dr. Lidia Debby W. 

Ladies, untuk bisa merencanakan kehamilan dengan baik, kita perlu mengetahui kapan masa subur kita. Sejumlah ahli mendefinisikan masa subur sebagai periode 6 hari yang terdiri dari 5 hari menjelang ovulasi dan hari terjadinya ovulasi [1], [2]. Ovulasi sendiri merupakan proses ketika indung telur melepaskan sel telur matang menuju tuba falopi [3]. Pada saat itu, sel telur yang matang siap untuk dibuahi oleh sperma. Bagi pasangan yang merencanakan kehamilan, periode masa subur dinilai sebagai waktu terbaik untuk berhubungan intim karena peluang terjadinya kehamilan lebih besar.   

Lalu, bagaimana cara menentukan waktu terjadinya ovulasi? Penelitian mengindikasikan bahwa siklus menstruasi wanita pada umumnya berlangsung selama 28 hari [4]. Satu siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi sampai hari sebelum menstruasi berikutnya. Pada siklus menstruasi 28 hari, ovulasi diperkirakan terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya, berarti pada sekitar hari ke-14 menstruasi (28 dikurangi 14) [5]. Namun, tentu siklus menstruasi dan hari ovulasi setiap wanita tidak bisa disamaratakan semudah itu. Periode masa subur wanita sangat bervariasi tergantung tubuh masing-masing [6]. Maka, untuk bisa memantau siklus menstruasi dan masa ovulasi kita dengan lebih akurat, kita harus mencatatnya. 

Ladies bisa saja mencatatnya di buku atau kertas. Namun metode ini kurang ideal karena buku bisa saja hilang atau tertinggal. Selain itu, kita juga harus menghitung siklus menstruasi dan perkiraan masa ovulasi secara manual. Lantas, mengapa tidak pakai cara yang lebih mudah saja? Saat ini, banyak sekali aplikasi kalender masa subur wanita yang bisa diunduh dengan mudah ke ponsel Ladies. Salah satunya adalahi kalender masa subur wanita di aplikasi Wilov. Ladies hanya perlu menandai tanggal yang menjadi hari ke-1 menstruasi setiap bulannya. Aplikasi ini kemudian akan menyimpan data menstruasi Ladies kemudian melakukan penghitungan otomatis dan memprediksi masa subur, masa ovulasi, sekaligus tanggal menstruasi berikutnya. 

Dengan catatan yang rapi dan penghitungan yang dilakukan secara otomatis, akan lebih mudah bagi Ladies untuk memantau kalau-kalau siklus menstruasi Ladies tidak teratur. Catatan di kalender masa subur wanita ini tentu sangat berguna saat Ladies berkonsultasi dengan dokter obstetri dan ginekologi karena mereka kemungkinan besar akan bertanya tentang tanggal menstruasi terakhir serta siklus menstruasi kita. Ladies juga bisa memanfaatkan fitur pengingat obat jika dokter meresepkan obat atau vitamin. Tak hanya itu, aplikasi kalender masa subur wanita di Wilov juga dilengkapi dengan fitur pencatat berat badan, aktivitas seksual, emosi yang dirasakan, karakteristik keputihan, serta gejala fisik seperti kram, payudara kencang, berjerawat, dan lain sebagainya. Pencatatan ini penting untuk membantu Ladies memantau gejala yang umumnya dirasakan sebelum menstruasi atau bahkan saat hamil. 

Aplikasi Wilov juga diperkaya dengan tips dan informasi penting seputar kesehatan reproduksi wanita. Tak perlu khawatir, Ladies. Penelitian menunjukkan bahwa metode pencatatan menggunakan aplikasi kalender masa subur wanita seperti ini cukup valid dan bisa diandalkan [4]. Tunggu apa lagi? Unduh aplikasi Wilov di App Store dan Google Play Store sekarang, ya!

 

Referensi

[1] “Ovulation calculator | Office on Women’s Health.” https://www.womenshealth.gov/ovulation-calculator (accessed Feb. 01, 2022).

[2] A. J. Wilcox, C. R. Weinberg, and D. D. Baird, “Timing of Sexual Intercourse in Relation to Ovulation,” Obstet. Gynecol. Surv., vol. 51, no. 6, pp. 357–358, 1996, doi: 10.1097/00006254-199606000-00016.

[3] “Ovulation – Better Health Channel.” https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/ovulation#signs-of-ovulation (accessed Nov. 09, 2021).

[4] L. Faust et al., “Findings from a mobile application–based cohort are consistent with established knowledge of the menstrual cycle, fertile window, and conception,” Fertil. Steril., vol. 112, no. 3, pp. 450-457.e3, 2019, doi: 10.1016/j.fertnstert.2019.05.008.

[5] “Fertility Awareness-Based Methods of Family Planning | ACOG.” https://www.acog.org/womens-health/faqs/fertility-awareness-based-methods-of-family-planning (accessed Nov. 24, 2021).

[6] A. J. Wilcox, D. Dunson, and D. D. Baird, “The timing of the ‘fertile window’ in the menstrual cycle: day specific estimates from a prospective study,” BMJ  Br. Med. J., vol. 321, no. 7271, p. 1259, Nov. 2000, doi: 10.1136/BMJ.321.7271.1259.

Leave a comment