Skip links
Kalkulator Masa Subur Wanita untuk Prediksi Siklus Menstruasi dan Masa Subur
Home / Edukasi / Kesuburan / Ovulasi / Kalkulator Masa Subur Wanita untuk Prediksi Siklus Menstruasi dan Masa Subur

Kalkulator Masa Subur Wanita untuk Prediksi Siklus Menstruasi dan Masa Subur

Ditulis: Tim Wilov

Ditinjau: dr. Lidia Debby W.

Masa subur menjadi kunci saat Ladies mempersiapkan kehamilan. Ladies perlu memperhatikan kapan masa subur sedang berlangsung agar kesempatan hamil lebih besar. Terkait hal ini, ada banyak cara menghitung masa subur. Salah satunya dengan menggunakan kalkulator masa subur wanita yang cukup praktis dan mudah. Ingin tahu lebih banyak mengenai cara memprediksi masa subur wanita? Ikuti terus pembahasannya ya!

Mungkin ada yang masih bertanya-tanya, apa itu masa subur? Masa subur atau jendela kesuburan merupakan waktu dengan peluang hamil paling tinggi dalam siklus menstruasi. Pada kebanyakan wanita masa subur berlangsung 5 hari menjelang ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium), pada hari ovulasi dan satu hari setelah ovulasi. Dengan menghitung masa subur, Ladies bisa menargetkan waktu terbaik untuk berhubungan intim.

Jika berupaya hamil dan ingin melacak ovulasi, Ladies perlu tahu juga siklus menstruasi. Siklus dimulai pada hari pertama menstruasi dan mulai lagi saat periode menstruasi selanjutnya. Meski umumnya siklus menstruasi adalah 28 hari, tapi siklus sekitar 21-35 hari juga dianggap normal. Banyak perubahan bisa terjadi pada tubuh selama siklus menstruasi, termasuk fluktuasi hormon.

Setelah tahu siklus menstruasi, Ladies perlu memahami ovulasi sebagai cara menghitung masa subur. Tiap wanita memiliki jumlah waktu berbeda sebelum ovulasi dan bisa berubah tiap bulannya, berkisar 13-20 hari. Sesudah ovulasi, wanita akan mengalami menstruasi dalam waktu 14-16 hari. Jika ingin sukses hamil saat ovulasi, ada cara-cara yang bisa Ladies lakukan untuk membantu penentuan masa subur:

  • Panjang siklus menstruasi dengan metode kalender – ovulasi biasanya terjadi sekitar 10-16 hari sebelum menstruasi dimulai, jadi Ladies bisa memprediksi kapan akan berovulasi bila memiliki siklus teratur. Gunakan metode kalender untuk melacak panjang siklus menstruasi. Tiap bulan, tandai hari pertama menstruasi di kalender atau aplikasi pelacak periode menstruasi. Sebaiknya lakukan setidaknya selama enam bulan untuk mendapatkan data yang sesuai..
  • Adanya cairan atau lendir serviks – beberapa hari sebelum ovulasi akan muncul cairan atau lendir dari vagina yang lebih basah, jernih dan licin karena fluktuasi hormon. Konsistensinya seperti putih telur mentah. Ini tanda ovulasi akan segera terjadi dan menjadi waktu terbaik untuk berhubungan intim. Sperma lebih mudah bergerak pada jenis cairan seperti ini. Ladies bisa merasakan dan melihat adanya lendir vagina tersebut setiap hari kemudian catat hasilnya, setidaknya untuk satu siklus menstruasi. Bila awalnya sulit, Ladies bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai metode ini.
  • Peningkatan suhu tubuh basal – ada sekitar 0,5-1 derajat peningkatan suhu tubuh basal wanita setelah ovulasi. Ladies bisa mendeteksinya dengan termometer tubuh basal setiap pagi sesaat setelah bangun tidur. Termometer basal yang digunakan pada mulut atau rektum ini lebih sensitif dibanding termometer biasa. Sebaiknya lacak suhu tubuh ini selama setidaknya tiga bulan untuk perencanaan hamil. Meski begitu, metode suhu tubuh basal kurang cocok untuk memprediksi masa ovulasi dengan tujuan hamil. Alasannya karena ketika Ladies melihat adanya kenaikan suhu, berarti tandanya sudah berovulasi. Namun, metode ini bagus untuk memantau pola ovulasi Ladies.
  • Alat prediksi ovulasi – kadar hormon meningkat di sekitar waktu ovulasi. Ini bisa dideteksi dengan penggunaan alat prediksi ovulasi yang mengukur tingkat hormon luteinizing dalam urin. Bila Ladies mulai menguji urin beberapa hari sebelum hari yang diperkirakan terjadi ovulasi dan hasilnya positif, berarti Ladies akan berovulasi dalam 24-36 jam ke depan (1-2 hari). Ini tandanya Ladies sedang di masa subur dan tepat untuk melakukan hubungan intim. Alat prediksi ovulasi lebih cocok bagi yang menstruasinya teratur.

Penggunaan kombinasi metode di atas paling akurat dalam menghitung masa subur dan merencanakan kehamilan. Selain ciri di atas, beberapa wanita mungkin mengalami gejala lain saat berovulasi seperti payudara nyeri, kembung, tingginya gairah seksual dan kram ringan di perut bagian bawah. Tapi perlu dicatat bahwa gejala tersebut bukan cara tepat untuk memprediksi ovulasi.

Kini semakin banyak cara praktis untuk menghitung masa subur dengan memanfaatkan teknologi. Bila rumit memakai cara manual, Ladies bisa menggunakan kalkulator masa subur wanita di aplikasi ponsel yang dapat membantu menghitung masa subur secara otomatis. Ladies tinggal memasukkan kapan tanggal menstruasi dimulai dan rata-rata panjang siklus menstruasi, kemudian akan muncul perkiraan masa subur dan masa ovulasi.

Manfaat lainnya dari penggunaan kalkulator masa subur di aplikasi yaitu data akan tersimpan dengan baik setelah memperhitungkan siklus rata-rata Ladies selama berbulan-bulan dan informasinya bisa diakses kapan saja. Untuk itu, sebaiknya pencatatan dalam kalkulator masa subur wanita minimal 3-6 bulan. Penggunaan kalkulator masa subur wanita juga cukup akurat dan bisa menjadi acuan saat Ladies akan berkonsultasi lebih lanjut ke dokter.

Salah satu aplikasi yang bisa Ladies coba untuk penggunaan kalkulator masa subur wanita adalah Wilov. Pada kalender masa subur yang tersedia, Ladies tinggal menandai tanggal hari ke-1 menstruasi setiap bulannya. Nantinya aplikasi menyimpan data menstruasi Ladies dan melakukan perhitungan otomatis untuk memprediksi masa subur, masa ovulasi dan tanggal menstruasi selanjutnya. Aplikasi juga dilengkapi karakteristik keputihan, gejala fisik, aktivitas seksual dan lainnya. Tertarik mencoba? Aplikasi Wilov dapat Ladies unduh secara gratis di App Store dan Google Play Store. Yuk mulai ubah cara mencatat siklus menstruasi jadi lebih mudah!

Referensi

[1] “Calculating Your Monthly Fertility Window | Johns Hopkins Medicine.” https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/calculating-your-monthly-fertility-window (accessed June 16, 2022).

[2] “How can I tell when I’m ovulating? – NHS.” https://www.nhs.uk/common-health-questions/womens-health/how-can-i-tell-when-i-am-ovulating/ (accessed June 18, 2022).

[3] “Trying to conceive| Office on Women’s Health.”https://www.womenshealth.gov/pregnancy/you-get-pregnant/trying-conceive (accessed June 17, 2022).

[4] “Right Time For Sex, When Do You Ovulate? | Your Fertility.” https://www.yourfertility.org.au/everyone/timing (accessed June 16, 2022).

[5] “Ovulation calculator | Office on Women’s Health.” https://www.womenshealth.gov/ovulation-calculator (accessed June 18, 2022)

[6] Dukung Rencana Hamil dengan Aplikasi Ini! – Wilov.” https://wilov.co.id/edukasi/kesuburan/program-hamil/dukung-rencana-hamil-dengan-aplikasi-ini/ (accessed June 18, 2022)

[7] How to Use an Ovulation Calendar and When Not to Use One.” https://www.verywellfamily.com/using-an-ovulation-calculator-or-calendar-1960233 (accessed June 18, 2022)

Leave a comment