Skip links
Bingung Menghitung Masa Subur Wanita? Begini Caranya!
Home / Edukasi / Kesuburan / Ovulasi / Bingung Menghitung Masa Subur Wanita? Begini Caranya!

Bingung Menghitung Masa Subur Wanita? Begini Caranya!

Ditulis: Tim Wilov

Ditinjau: dr. Lidia Debby W

Ladies, pernah bingung mengenai saat tepat berhubungan intim agar peluang hamil semakin besar? Sebenarnya Ladies hanya perlu memahami cara menghitung masa subur. Ketika tahu kapan masa subur wanita, maka akan mempermudah Ladies merencanakan kehamilan. Yuk simak ulasan di bawah ini mengenai cara menghitung masa subur!

Sebelum mengetahui caranya, tentu Ladies perlu paham dulu apa itu ovulasi. Pemahaman terhadap ovulasi dapat membantu Ladies merencanakan hubungan seks pada waktu yang tepat. Ovulasi terjadi ketika salah satu ovarium (indung telur) melepaskan sel telur. Sel telur nantinya akan bergerak ke tuba falopi (saluran yang menghubungkan ovarium dengan rahim). Perjalanan sel telur ke rahim memakan waktu sekitar 24 jam. Kehamilan terjadi jika sperma berada di tuba falopi saat sel telur dilepaskan dan kemudian membuahi sel telur tersebut. Bila sperma tidak membuahi sel telur, sel telur bergerak ke rahim dan pecah. Sel telur tersebut siap meninggalkan tubuh saat periode menstruasi berikutnya.

Siklus menstruasi rata-rata berlangsung selama 28 hari, tetapi siklus normal dapat bervariasi dari 21-35 hari. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya jika siklus menstruasi berlangsung 28 hari. Kebanyakan wanita berovulasi pada hari ke-11 sampai hari ke-21 dari siklusnya. Ovulasi tidak selalu terjadi pada hari yang sama setiap bulannya, bisa berubah satu hari atau lebih.

Bagian dari siklus menstruasi yang berada di sekitar waktu ovulasi disebut sebagai masa subur wanita atau jendela subur. Saat ini kemungkinan hamil paling tinggi. Ketika sudah mengetahui rata-rata panjang siklus menstruasi, maka Ladies bisa memperkirakan waktu ovulasi. Berikut perkiraan ovulasi dan menghitung masa subur secara manual:

  • Jika siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari maka ovulasi berlangsung sekitar hari ke-14. Hari paling subur ada pada hari ke-12, 13 dan 14.
  • Jika siklus menstruasi rata-rata adalah 35 hari, maka ovulasi berlangsung sekitar hari ke-21. Hari paling subur ada pada hari ke-19, 20 dan 21.
  • Jika memiliki siklus lebih pendek misalnya 21 hari, maka ovulasi terjadi sekitar hari ke-7. Hari paling subur ada pada hari ke-5, 6 dan 7.

Contohnya saja bila seorang wanita ovulasi pada hari ke-14, ada kemungkinan ia bisa hamil pada hari itu atau dalam periode 24 jam berikutnya. Jika tidak melakukan hubungan intim pada hari ke-14 atau 15, ia masih mungkin untuk hamil saat berhubungan seks pada hari ke-9 hingga hari ke-13. Alasannya karena sperma dapat bertahan hingga 5 hari di dalam tubuh wanita.

Dari contoh di atas bisa dilihat bahwa masa subur wanita sudah dimulai sejak beberapa hari sebelum ovulasi. Jadi secara teknis kehamilan bisa terjadi jika Ladies berhubungan seks lima hari sebelum ovulasi dan hari ovulasi. Hari paling subur ada pada tiga hari menjelang ovulasi dan saat ovulasi. Berhubungan intim pada masa subur wanita ini memberi peluang terbaik untuk hamil. Sementara itu, 12-24 jam setelah ovulasi seorang wanita tidak lagi dapat hamil selama siklus menstruasi tersebut karena sel telur tidak lagi ada di tuba falopi.

Adapun beberapa wanita memiliki siklus menstruasi yang sangat tidak teratur atau sulit menentukan panjang siklus rata-rata. Bagi Ladies yang memiliki panjang siklus menstruasi tidak beraturan dan berbeda-beda tiap bulan, coba hitung rata-rata berdasarkan panjang tiga siklus menstruasi agar bisa memperkirakan kapan waktu ovulasi. Perhitungan dimulai dari hari pertama satu periode menstruasi sampai hari sebelum periode menstruasi berikutnya. Sebagai contoh:

  • Siklus 1: 29 hari, siklus 2: 31 hari, siklus 3: 27 hari
  • Total panjang siklus 29+31+27 = 87 hari
  • Rata-rata panjang siklus 87:3 = 29 hari

Ladies yang masih tetap kesulitan menghitung masa subur karena menstruasi tidak teratur, lakukan hubungan intim setiap 2-3 hari untuk meningkatkan peluang hamil. Namun bila siklus sering tidak teratur atau ada masalah menstruasi, Ladies sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi untuk penanganan lebih lanjut.

Selain cara manual menghitung masa subur yang telah disebutkan, Ladies bisa memanfaatkan kalkulator masa subur wanita dan aplikasi untuk melihat periode menstruasi tanpa harus repot memperkirakan sendiri. Misalnya saja Ladies dapat mencoba aplikasi Wilov yang dapat diunduh secara gratis di App Store dan Google Play Store. Selain mudah untuk melacak siklus menstruasi dan menghitung masa subur, Ladies juga bisa mendapat berbagai informasi seputar kesehatan reproduksi wanita. Jadi, segera coba ya!

Referensi

[1] “When am I most fertile? How to calculate your ovulation cycle.” https://www.medicalnewstoday.com/articles/322951 (accessed June 17, 2022).

[2] “Trying to conceive | Office on Women’s Health.” https://www.womenshealth.gov/pregnancy/you-get-pregnant/trying-conceive (accessed June 17, 2022).

[3] “Right Time For Sex, When Do You Ovulate? | Your Fertility.”https://www.yourfertility.org.au/everyone/timing (accessed June 16, 2022).

[4] “Calculating Your Monthly Fertility Window | Johns Hopkins Medicine.” https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/calculating-your-monthly-fertility-window (accessed June 16, 2022).

Leave a comment