Skip links
5 Makanan untuk Kesuburan Wanita
Home / Edukasi / Kesuburan / Ovulasi / 5 Makanan untuk Kesuburan Wanita

5 Makanan untuk Kesuburan Wanita

Ditulis oleh: Tim Wilov | Ditinjau oleh: dr. Lidia Debby

Selama menjalankan program kehamilan, mungkin Ladies sering bertanya-tanya, apa saja sih makanan untuk kesuburan wanita? Sebenarnya, pola makan terbaik adalah pola makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan nutrisi masing-masing. Kementerian Kesehatan menyarankan agar isi piring kita bervariasi setiap kali makan. Di dalamnya harus terdapat karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang mencukupi. Namun, ada beberapa jenis nutrisi dari makanan yang dipercaya bisa mendukung kesuburan Ladies agar program hamil berjalan lebih lancar.

  1. Buah dan Sayur
    Agar dapat merasakan kehamilan yang sehat kelak, Ladies perlu menjaga kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. Buah dan sayur mengandung banyak sekali vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita setiap hari, termasuk jika kita sedang merencanakan kehamilan. Buah dan sayur juga mengandung serat yang dapat memelihara kesehatan pencernaan dan mencegah penyakit.
  2. Makanan yang Mengandung Asam Folat
    Asam folat telah dikenal lama sebagai nutrisi yang memiliki efek positif bagi kesuburan. Tak hanya baik untuk wanita yang sedang hamil, Ladies yang tengah mempersiapkan kehamilan juga disarankan untuk mengonsumsi asam folat. Meski umumnya hadir dalam bentuk suplemen, Ladies bisa memperoleh asam folat dengan mengonsumsi polong-polongan, lentil, asparagus, brokoli, jeruk, dan masih banyak lagi.
  3. Seafood
    Apakah Ladies penggemar makanan laut? Kabar baik, nih. Makanan laut mengandung sejumlah nutrisi yang dianggap memiliki efek positif terhadap kesuburan wanita. Di antaranya adalah Omega-3 dan Vitamin B123,. Ladies bisa memperoleh keduanya melalui konsumsi ikan salmon, tuna, sarden, kepiting, kerang, dan lain-lain. Namun, usahakan agar Ladies memakan seafood yang segar dan minim tercemar zat-zat berbahaya, ya.
  4. Protein Nabati
    Ladies, sebisa mungkin, kurangi asupan protein dari daging merah dan cobalah beralih ke protein yang terkandung dalam tumbuh-tumbuhan. Protein nabati yang menggantikan protein hewani dianggap dapat membantu menurunkan risiko ketidaksuburan pada wanita hingga 50 persen, lho. Untuk memperolehnya, Ladies bisa mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan.
  5. Susu Tinggi Lemak
    Ladies rajin mengonsumsi susu rendah lemak karena takut gemuk? Wah, ternyata penelitian menunjukkan susu rendah lemak dapat meningkatkan risiko ketidaksuburan. Sebaliknya, susu tinggi lemak jadi salah satu pilihan makanan untuk kesuburan wanita karena dapat menurunkan risiko tersebut. Jadi, Ladies bisa mencoba meminum susu, keju, atau yoghurt full-fat. Lebih baik lagi jika produk-produk tersebut merupakan produk segar dan bukan kemasan.

Selain memperhatikan beberapa makanan untuk kesuburan wanita di atas, Ladies juga perlu menghindari beberapa jenis makanan yang kurang baik untuk kesuburan selama program hamil. Contohnya adalah makanan dengan lemak trans seperti goreng-gorengan, kue-kue, keripik, pizza, makanan cepat saji, dan masih banyak lagi. Selain itu, hindari juga konsumsi alkohol dan daging merah.

5 Makanan untuk Kesuburan Wanita

Sebaliknya, Ladies bisa mencoba pola makan mediterania yang dinilai sangat baik untuk kesuburan karena kaya akan sayur-mayur, buah-buahan, biji-bijian, polong-polongan, minyak zaitun, dan rendah daging merah. Untuk memperoleh lebih banyak tips tentang makanan untuk kesuburan wanita, Ladies bisa mengunduh aplikasi Wilov di ponsel. Tak hanya sarat dengan tips penting seputar upaya kehamilan, Wilov juga dapat membantu Ladies memantau masa subur menggunakan kalkulator masa subur wanita.

Sumber:

  •  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang (Indonesia, 2014).
  • Dimitrios Karayiannis et al., “Adherence to the Mediterranean Diet and IVF Success Rate among Non-Obese Women Attempting Fertility,” Human Reproduction 33, no. 3 (March 1, 2018): 494–502, https://doi.org/10.1093/humrep/dey003.
  • “Fertility and Diet: Is There a Connection? – Harvard Health,” accessed November 14, 2021, https://www.health.harvard.edu/blog/fertility-and-diet-is-there-a-connection-2018053113949.
  • J E Chavarro et al., “A Prospective Study of Dietary Carbohydrate Quantity and Quality in Relation to Risk of Ovulatory Infertility,” European Journal of Clinical Nutrition 63, no. 1 (2009): 78–86, https://doi.org/10.1038/sj.ejcn.1602904.
  • Jorge E Chavarro et al., “Protein Intake and Ovulatory Infertility,” American journal of obstetrics and gynecology 198, no. 2 (February 2008): 210.e1-210.e2107, https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18226626.
  •  J E Chavarro et al., “A Prospective Study of Dairy Foods Intake and Anovulatory Infertility,” Human Reproduction 22, no. 5 (May 1, 2007): 1340–1347, https://doi.org/10.1093/humrep/dem019.

Leave a comment