Skip links
Apakah PCOS Bisa Sembuh?
Home / Edukasi / Hormon Wanita Dan Gangguan / PCOS / Apakah PCOS Bisa Sembuh?

Apakah PCOS Bisa Sembuh?

Ditulis: Tim Wilov
Ditinjau: dr. Hendri Antonius

Apa sih PCOS itu? Duh, apakah PCOS bisa sembuh? Mungkin pertanyaan tersebut muncul di benak Ladies kala dokter mendiagnosis bahwa Ladies memiliki PCOS. PCOS atau sindrom ovarium polikistik adalah suatu kondisi di mana indung telur kita menghasilkan jumlah hormon androgen yang tidak normal. Androgen adalah hormon seks pria yang umumnya ada pada tubuh wanita dalam jumlah kecil [1]. Ketidakseimbangan hormon ini menyebabkan gangguan pada tubuh dan mental kita seperti menstruasi tidak teratur, memiliki bulu berlebih, wajah berjerawat, hingga ketidaksuburan. Tak heran, banyak wanita yang baru menyadari ia memiliki PCOS setelah berkonsultasi ke dokter karena tak kunjung hamil.

Ladies mungkin bertanya-tanya apakah PCOS bisa sembuh. PCOS tidak bisa disembuhkan karena ia bukan penyakit. Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikannya agar Ladies bisa tetap hidup sehat, bahagia, bahkan memiliki keturunan. Dalam bukunya yang berjudul PCOS SOS, dokter Felice Gersh, dokter obgyn asal Amerika Serikat dengan pengalaman puluhan tahun menjabarkan beberapa langkah yang dapat membantu kita mengendalikan PCOS [2]: 

 

Langkah 1: Perhatikan cahaya. Ritme sirkadian adalah jam internal tubuh yang mengatur kapan kita bangun dan tidur selama 24 jam. Kesehatan tubuh kita akan terganggu bila ritme sirkadian terganggu. Ritme sirkadian dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Tubuh akan menganggap hari sudah pagi saat terkena matahari dan akan menganggap hari sudah malam saat gelap. Sayangnya, saat ini kita dikelilingi cahaya buatan dari lampu, ponsel, dan televisi. Untuk itu, berjemurlah pada pagi hari untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari dan jauhi ponsel atau televisi dua jam sebelum tidur. Tidurlah di tempat gelap atau gunakan penutup mata sebagai isyarat pada tubuh untuk beristirahat. 

 

Langkah 2: Tidurlah yang nyenyak. Tidur yang berkualitas sangat baik untuk kesehatan. Kurang tidur pun ternyata bisa memicu ketidakseimbangan hormon. Usahakan tidur selama 7-8 jam setiap hari. Tentukan jam tidur yang sama setiap harinya, misalnya jam 9 atau 10 malam. Jika Ladies sulit tidur, coba gunakan aromaterapi atau dengarkan suara pengantar tidur di Youtube atau Spotify. Batasi minum kopi di pagi hari.

 

Langkah 3: Makan sesuai jadwal. Mikroorganisme usus pun memiliki peran dalam ritme sirkadian kita. Mereka akan menganggap hari sudah pagi saat bertemu makanan dan hari sudah malam saat tak lagi ada makanan masuk. Makanlah sesuai jadwal agar metabolisme berjalan secara teratur. Sarapan bisa dimulai pada pukul 7 dan 8 pagi, makan siang pada pukul 12 atau 1 siang, dan makan malam pada pukul 5 atau 6 sore. Setelah itu, sebaiknya jangan makan apa-apa lagi di atas jam 7. Jika Ladies merasa lapar di antara jadwal makan, makanlah salad, sup sayuran, kacang-kacangan, buah, dan pilihan sehat lainnya. 

 

Langkah 4: Berolahraga tiap ada kesempatan. Berolahraga bisa mendukung keberagaman mikroorganisme usus yang membantu menjaga kesehatan. Jangan merasa terbebani, lakukan aktivitas fisik kapanpun Ladies bisa. Misalnya, senam saat bangun tidur, jalan kaki di kompleks rumah setiap sore, atau yoga sepulang kantor. Sempatkanlah berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Ajak teman-teman Ladies agar berolahraga menjadi lebih seru. 

 

Langkah 5: Sayangi usus kita. Mikroorganisme di usus punya tugas penting dalam mengendalikan PCOS kita yang berkaitan dengan pencernaan, kekebalan tubuh, dan regulasi hormon. Untuk menjaga triliunan mikroorganisme tersebut, kita harus memberinya makanan yang sehat. Perbanyak konsumsi serat yang terkandung dalam sayur, buah, dan biji-bijian. Mudahnya, isi piring Ladies dengan sayur warna-warni setiap makan. Batasi asupan dairy dari produk susu dan gluten dari tepung terigu. Makanlah sealami mungkin dan jauhi makanan kemasan yang sudah diproses serta makanan cepat saji.  

 

Langkah 6: Jauhi zat pengganggu hormon. Banyak sekali zat kimia yang dapat mengganggu keseimbangan hormon. Salah satu yang paling banyak risetnya adalah BPA yang terdapat pada wadah plastik, bagian dalam kaleng makanan, dan sebagainya. Usahakan untuk menggunakan wadah makanan bebas BPA seperti kaca. Kemudian, gunakan produk-produk organik yang lebih sedikit mengandung zat kimia berbahaya jika memungkinkan. 

 

Langkah 7: Sesuaikan dengan diri Ladies. Setiap wanita memiliki karakteristik PCOS yang berbeda-beda. Berkonsultasilah selalu dengan dokter kepercayaan Ladies dan pastikan langkah yang Ladies ambil aman bagi tubuh. Jika Ladies masih belum yakin dengan jawaban untuk pertanyaan “apakah PCOS bisa sembuh?”, tanyakanlah pada dokter dan mintalah rekomendasi darinya.

 

Untuk membantu memantau siklus menstruasi dan gejala yang Ladies alami, unduh aplikasi Wilov secara gratis di App Store dan Google Play Store. Selain kalender menstruasi, Ladies juga bisa memperoleh informasi penting lainnya seputar PCOS. Dengan gaya hidup sehat dan dampingan dokter terpercaya, Ladies tak perlu lagi dihantui oleh pertanyaan apakah PCOS bisa sembuh. 

 

Referensi

[1] “Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) | Johns Hopkins Medicine.” https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/polycystic-ovary-syndrome-pcos (accessed Jan. 29, 2022).

[2] F. Gersh , Perella, Alexis,, PCOS SOS : a gynecologist’s lifeline to naturally restore your rhythms, hormones, and happiness. 2019.

Leave a comment